#ningkebon

#ningkebon

jadi gini…saya lupa harinya, tapi yang jelas waktu itu sudah lewat jam 12 malam. datanglah deni dan martha, sepasang kekasih yang saya sudah kenal sudah agak lama. yang cewek adalah sahabat adek saya yang mereka adalah salah dua dari founder @LadiesDay_ event. yang cowok, dulu pernah macak ngekost di kontrakan saya yang lama di daerah jembatan merah. dan berceritalah mereka tentang rencana pernikahan mereka, how frustrated they were dengan segala urusan adat dan tetek bengeknya, dengan konsep dekorasi yang mereka inginkan, dengan vendor dekor yang sudah mereka temui, namun mereka tidak yakin vendor itu bisa memberikan apa yang mereka harapkan dengan budget yang diajukan si vendor dan blabla bla bla bla bla.

singkat cerita, kamipun terlibat pembicaraan mengenai perihal-perihal pernikahan dan resepsi. dan malam itu, eh, dini hari itu diakhiri dengan saran saya supaya mereka membuat buku panduan pernikahan dan membicarakannya dengan kedua orang tua mereka tentang konsep acara dan resepsi pernikahan yang mereka inginkan.

selang beberapa minggu kemudian, kembali mereka datang, dengan membawa buku panduan pernikahan 🙂 dan sebuah proposal supaya saya yang menghandle acara resepsi, dari flow acara, hingga ke dekorasi. dan how could i say no to them. sampur sudah dikalungkan, dan diantara tanggal-tanggal yang sudah dibunderi, i had a wedding to prepare.

terus terang, baru kurang lebih 2 minggu sebelum the D-day saya baru bisa mulai fokus dengan acara pernikahan mereka. dan seperti biasa, cerita bandung bondosowo terulang kembali, tapi untungnya kali ini happy ending, berkat jadul, bobby, didon, amie, aul, gombloh, suci, dita mbokdhe, rere, eka, dhani dan juga elda. sugeng, iput, riri, erwin n friends, pujha dan mc cewek satunya, aku lali jenenge, semua dapat berjalan lancar. banyak cerita disana, banyak keraguan yang muncul dari orang-orang terdekat. however, we did it.

ini masih gambar-gambar seadanya, nanti kalo dari rgb photography sudah jadi fotonya, tak kasi tau..

without love, we wont be here

the isle

bakal frame foto prewed

kotak sumbangan

kursi among tamu

foto prewed, tapi belum ada hiasan kembang2nya

bakal papan signage

#ningkebon belok kanan

frame turahan dari mantenan mbaknya martha

suvenirnya ada di dalem koper besi itu, batu2 warna warni yang bikin sang manten lanang

yes, were leaving to have our own family

pelaminan

gate yang ciamik hasil karya elda dan dita dan itok *ngomong ro kembang

sayang burem, tapi aslinya lucu itu

yaa, kurang lebih begini suasananya

jadi begitu kurang lebihnya…in the end..everybody is happy