Soklat

Soklat..coklat…cokelat…cocoa….
Menurut wikipedia, nama latin dari pohon coklat adalah theobroma cacao. Kebetulan di halaman samping bapak ada beberapa pohon coklat yang sudah berbuah dan siap dipanen. Jadilah tadi siang adek ipar saya memanen buah dari pohon coklat tersebut, untuk kemudian dijual seadanya. Lumayan buat beli rokok katanya.
Buah pohon coklat yang menempel di batang, bisa dipanen atau diambil buahnya jika warnanya sudah agak kekuningan atau kuning kemerahan. Itu tandanya sudah matang dan bisa dipetik. Jika buah coklat dibuka, akan terlihat bahwa biji coklatnya terbungkus semacam daging buah berwarna putih yang rasa dan teksturnya kurang lebih seperti sirsak. Kecut-kecut gimana gitu.. Buat yang punya maag, jangan ndulit banyak-banyak, karena dijamin pasti maagnya kambuh, karena buah coklat sangat asam.
Setelah dibuka, biji coklat itu harus dijemur sampai daging buah coklatnya hilang dengan sendirinya. Setelah kering, baru biji-biji itu bisa ditumbuk dan dijadikan bubuk coklat sebagai bahan untuk membuat makanan atau minuman.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s