sand, stone & beaches

sore itu, hujan..bram terdiam menatap layar monitor di depannya. file excel yang harus diisinya supaya dapur tetap ngebul selalu saja kelihatan tidak menarik. dari dulu bahkan mungkin sampai besok, mungkin tetap tidak akan menarik.

15 menit berlalu dan masih saja belum ada perubahan. 15 menit dibawa oleh bram untuk mengingat-ingat janji apa yang sudah dilemparnya ke pangkuan sang istri. dari yang sesimpel membelikan catok hingga menikahinya. seperti sedang membuat checklist, bram menghitung berapa yang sudah terlaksana, berapa yang belum dan kira-kira kapan yang belum itu akan dinyatakan.

dari sekian hal yang belum, ada satu janji yang bram sendiripun juga ingin melakukannya. ke pantai, berdua. sedikit pasir di sela-sela jari kaki, short, hot pants, kaos kutung, sendal jepit dan kaca mata hitam, dan sedikit kecupan di dahi akan membuatnya sempurna. perfect!! atau bahkan mungkin sedikit bulan purnama akan membuatnya sedikit lebih indah, karena setidaknya bram tidak perlu bawa senter jika malam datang.

dan bram berjanji akan membuat janji itu benar-benar ada di pangkuan sang istri..

someday..

somehow..

i’ll take you there..

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s